Pradik tahun 2018 Profesi Kedokteran Gigi

RSGM  NEWS – Lebih dari 150 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga yang lulus fase pendidikan S1, mengangkat sumpah pendidikan pada Senin (29/1), di ruang kuliah A, Gedung FKG UNAIR. Kini, mereka telah sah memulai perjalanan awal pengabdian dalam meningkatkan derajat kesehatan bangsa Indonesia melalui jenjang pendidikan profesi dokter gigi di Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM) UNAIR.

Prof. Dr. RM. Coen Pramono D., drg., SU., SpBM (K)., FICS, Direktur Utama RSGM UNAIR mengatakan, setiap mahasiswa koas wajib memiliki upaya profesionalitas yang paripurna, salah satunya dalam melaksanakan prosedur sterilisasi.

“Dalam berperilaku di lingkungan RSGM, perlindungan pasien menjadi tujuan utama,” ujar Prof Coen ketika memberikan sambutan dihadapan seluruh peserta didik.

RSGM UNAIR yang telah terakreditasi ini, sejak dulu menjadi tumpuan pendidikan profesi para mahasiswa lulusan sarjana pendidikan kedokteran gigi FKG UNAIR. Dalam sesi sambutan, Dekan FKG UNAIR Dr. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes juga menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa koas.

“Kuncinya adalah di masing-masing individu. Setiap mahasiswa koas wajib memiliki integritas, profesionalisme, dan detail dalam mengupayakan patient safety (keselamatan pasien, Red) di RSGM,” ujar Darmawan.

Dalam proses persiapan menuju pendidikan profesi, ratusan koas terlebih dahulu menjalani program yang disebut masa pradik (pra-pendidikan, Red) profesi kedokteran gigi. Program ini diselenggarakan oleh Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) Profesi.

“Mahasiswa angkatan kali ini luar biasa semangat dan persiapannya. Saya harap bisa menjadi modal awal yang baik dalam menjalani kehidupan klinik di RSGM,” ujar Dr. Agung Krismariono, drg., M.Kes., Sp.Perio(K) selaku ketua Komkordik RSGM – FKG UNAIR.

“Mudah-mudahan, kelak semua dapat menjalani sesi pendidikan profesi dengan sehat dan mengutamakan patient safety di RSGM UNAIR,” tambahnya.

Sebagai bukti, dalam sesi angkat janji mahasiswa koas, Agung memberikan penghargaan kepada Rizki Amelia Fatah, S.KG dan Riyan Iman Marsetyo, S.KG atas capaian yang telah mereka raih. Keduanya meraih nilai tertinggi pada sesi pradik tahun 2018 ini.

“Terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing sesi pradik ini, karena transfer keilmuannya sangat penting bagi kami. Seperti contohnya pengetahuan dan skill basic life support, dasar-dasar aplikasi sterilisasi, dan lain sebagainya,” ujar Ryan. (*)

Penulis: Gilang R. Sabdho Wening

Editor: Binti Q. Masruroh

Hits 298

Terpopuler